Nusantara

Transparansi Anggaran dan Program Diskominfo Indramayu Dipertanyakan, Audiensi Diabaikan oleh Kepala

Dalam dunia demokrasi dan transparansi, penting bagi pemerintah daerah untuk menjaga hubungan yang baik dengan media dan masyarakat. Sayangnya, hal ini tampaknya belum tercermin dalam sikap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu yang belakangan ini menjadi sorotan. Permohonan audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Indramayu belum mendapatkan balasan meski telah dilayangkan beberapa waktu lalu.

Kepala Diskominfo Dianggap Mengabaikan Audiensi

Surat audiensi tersebut diajukan oleh DPC PPWI Indramayu sebagai upaya untuk meminta klarifikasi dan penjelasan terkait beberapa program dan penggunaan anggaran di Diskominfo. Namun, hingga saat ini, tidak ada respons yang diberikan oleh Kepala Diskominfo, baik berupa tanggapan atau penjadwalan pertemuan, terhadap permohonan tersebut.

Kenyataan ini tentu menimbulkan kekecewaan, mengingat dalam surat yang diajukan terdapat beberapa poin penting yang perlu dikonfirmasi. Salah satunya adalah terkait anggaran publikasi dan kerja sama media, yang selama ini menjadi sorotan publik.

Transparansi Anggaran dan Program

DPC PPWI Indramayu mencoba untuk memahami secara lebih terbuka mengenai mekanisme penyaluran anggaran publikasi, dasar penunjukan media, serta indikator keberhasilan dari program tersebut. Ini semua adalah bagian penting dari transparansi anggaran Diskominfo Indramayu yang seharusnya dapat diakses oleh masyarakat.

  • Klarifikasi kegiatan sosialisasi, seminar, dan bimbingan teknis
  • Pengelolaan website resmi pemerintah daerah dan media sosial pemerintah
  • Pengelolaan infrastruktur internet pemerintah dan jaringan komunikasi antar instansi

Hal-hal di atas merupakan contoh dari sejumlah aspek yang ingin diklarifikasi oleh DPC PPWI Indramayu, namun sayangnya belum mendapat respons dari pihak Diskominfo. Ini menjadi ironis, mengingat Diskominfo seharusnya menjadi garda terdepan dalam penyebaran informasi publik.

Implementasi Program Smart City dan Sikap Kepala Diskominfo

Salah satu program yang menjadi sorotan adalah implementasi program Smart City yang selama ini dianggap sebagai bagian penting dari transformasi digital pemerintahan daerah. Beberapa pihak menilai bahwa program tersebut perlu dijelaskan lebih terbuka terkait progres, manfaat, serta realisasi anggarannya.

Namun, alih-alih memberikan penjelasan atau membuka ruang dialog, Kepala Diskominfo Indramayu justru memilih untuk diam dan belum merespons surat audiensi. Sikap ini dinilai mengecewakan, mengingat pentingnya keterbukaan informasi publik dan kemitraan antara pemerintah dengan insan pers.

Komitmen terhadap Transparansi dan Komunikasi

Dalam sistem pemerintahan yang demokratis, transparansi dan komunikasi terbuka dengan media merupakan bagian penting dari akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, sangat disayangkan jika Kepala Diskominfo Indramayu memilih untuk mengabaikan permintaan audiensi tersebut.

Banyak pihak berharap agar Kepala Diskominfo Indramayu dapat segera merespons dan membuka ruang audiensi. Dengan demikian, berbagai pertanyaan terkait pengelolaan anggaran, program kegiatan, serta pelayanan informasi publik dapat dijelaskan secara terang kepada masyarakat melalui peran pers.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, pihak Diskominfo Kabupaten Indramayu belum memberikan keterangan resmi terkait surat permohonan audiensi yang dilayangkan oleh DPC PPWI Indramayu.

Back to top button