Berita TerbaruDaerahKodim 1301 SangiheKoramil 1301-01/TagulandangNusa UtaraSerma Rachmat JacobsSitaroSulawesi UtaraTNI

Kodim 1301/Sangihe dan Koramil Tagulandang Rayakan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H di Masjid Al-Hidayah

Dalam semangat perayaan Idul Fitri 1447 H, Kodim 1301/Sangihe melalui Koramil 1301-01/Tagulandang melaksanakan kegiatan Malam Takbiran yang diadakan di Masjid Al-Hidayah, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Acara ini berlangsung pada hari Jumat, 20 Maret 2026, pukul 19.00 WITA, dan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kehadiran Pihak Terkait dalam Kegiatan Malam Takbiran

Dalam rangka memastikan jalannya acara dengan aman dan tertib, Danramil 1301-01/Tagulandang, diwakili oleh Serma Rachmat Jacobs, turut hadir bersama dengan unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan ini.

Peserta yang Berpartisipasi

Acara malam takbiran tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, SE., MM, serta Ketua TP-PKK Kabupaten, Lesley Sasiwu, S.Pd. Selain itu, anggota DPRD dan sejumlah camat, termasuk Camat Tagulandang, Eka Edi Bawole, S.Kom, serta Kapolsek Tagulandang, IPTU Yaski M. Malado, juga ikut serta. Para pengurus Masjid Al-Hidayah dan masyarakat setempat, termasuk lurah dan kapitalau, turut memeriahkan suasana, menambah kehangatan acara malam tersebut.

Makna Malam Takbiran bagi Umat Islam

Kegiatan ini dimulai dengan pembacaan surat izin untuk pelaksanaan malam takbiran, diikuti sambutan dari Wakil Bupati. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa malam takbiran adalah simbol kemenangan bagi umat Islam, yang sekaligus berfungsi sebagai sarana untuk mempererat persaudaraan dan menjaga toleransi antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Pentingnya Toleransi dan Keamanan

Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk merayakan malam takbiran dengan penuh sukacita, namun tetap memperhatikan aspek ketertiban, keamanan, dan keselamatan bersama. Pesan ini menjadi sangat relevan, mengingat pentingnya menjaga suasana damai dalam perayaan keagamaan.

Pelaksanaan Pawai Takbiran

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pawai takbiran yang melibatkan sejumlah peserta. Rute pawai dimulai dari Masjid Al-Hidayah, melewati Kampung Kisihang di Kecamatan Tagulandang Selatan, dan kembali lagi ke titik awal, berakhir di Masjid Al-Hidayah Kelurahan Balehumara. Pawai ini menjadi salah satu bentuk ekspresi syukur dan kegembiraan umat Islam dalam menyambut hari raya.

Peran TNI dan Polri dalam Kegiatan

Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, ST., M.I.P, melalui Koramil 1301-01/Tagulandang, menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan selama perayaan malam takbiran. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antar lembaga untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat.

Pernyataan Serma Rachmat Jacobs

Serma Rachmat Jacobs menyampaikan bahwa Kodim 1301/Sangihe melalui Koramil Tagulandang melaksanakan pemantauan dan pengamanan guna memastikan acara malam takbiran berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Ia juga mengingatkan bahwa kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di wilayah Sitaro perlu terus dipelihara demi keharmonisan sosial.

Partisipasi Jamaah dalam Kegiatan

Kegiatan malam takbiran diikuti oleh sekitar 300 jamaah, yang menunjukkan antusiasme masyarakat dalam merayakan hari kemenangan ini. Acara berakhir pada pukul 21.45 WITA, dan berlangsung dengan aman serta tertib, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di antara seluruh peserta.

Kesimpulan

Malam takbiran yang diadakan oleh Kodim 1301/Sangihe dan Koramil Tagulandang di Masjid Al-Hidayah menjadi sebuah momen yang tidak hanya merayakan Idul Fitri, tetapi juga menguatkan rasa persatuan dan toleransi di tengah masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, acara ini berhasil terselenggara dengan baik dan menjadi contoh positif bagi kegiatan keagamaan lainnya di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Back to top button